kekecewaan "tidak dapat menerima" disappointment
Ada kalanya kekecewaan itu menimbulkan rasa kesal yang sangat mendalam, ada kalanya pun kekecewaan itu dapat diterima dengan lapang dada. Akan tetapi itu jarang terjadi.
Sejauh apa anda merasakan kekecewaan itu tergantung sejauh apa anda menyikapinya. Saat apa yang kita inginkan tag sesuai dengan apa yang terjadi, maka yang ada rasa kecewa.
Jika tidak ingin merasakan kekecewaan maka jangan terlalu berharap atau terlalu memaksakan bahkan membayangkan sesuatu yang belum terjadi. Tapi, pada dasarnya kita jarang berfikiran akan kecewa diujung selalu kita memikirkan apa yang kita haarapkan.
Don't worry, saat kita merasakan kekecewaan ntah itu "about work, romance, friendship, and even about our dreams" yang pertama kita lakukan ialah membiarkan diri kita bebas, bebas melakukan apa yang ingin dilakukan ntah berteriak, menanggis, atau bahkan protes tak ada salahnya dari pada membiarkan perasaan tersiksa. But, tidak untuk dalam waktu yang berkepanjangnya cukup paling lama one day atau 1, 2 jam, menangislah hingga air mata itu enggan menitikkan lagi.
Selanjutnya, berkacalah dan tatap diri sendiri liat apa yang kita punya, liat apa kelebihan kita, liat betapa berharganya diri kita untuk selalu larut dalam situasi yang membuat kita terpuruk. Tidak ada salahnya membanggakankan diri kita sendiri didepan diri kita sendiri. "Motivasi"
Kemudian berfikirlah apa untungnya larut didalam situasi yang membuat orang lain menilai kita lemah. Mulailah menatap dunia dan menikmatinya,dengan mungkin hangouts dengan teman, keluarga, pacar, atau orang terdekat lainnya. Liat kebahagiaan yang mereka pancarkan, Apakah anda tidak ingin berada disituasi yang sama seperti mereka?
Setelah fikiran rileks, mulailah menjalani hari dengan menerima kekalahan untuk kemarin tapi tidak untuk hari ini esok dan seterusnya. Karena dengan menerima kita dapat memahami sebuah pelajaran dari setiap kejadian.
remember. life is too beautiful to mourn with a disappointment'
Tidak ada komentar:
Posting Komentar